Akses Jalan Solok Padang Panjang Sudah Bisa Dilalui Dengan Sistem Buka Tutup

Akses infrastruktur jalan Solok Padang Panjang di Nagari Kancang, Kecamatan X Koto Singkarak sudah bisa dilewati. dok BPBD
Akses infrastruktur jalan Solok Padang Panjang di Nagari Kancang, Kecamatan X Koto Singkarak sudah bisa dilewati. dok BPBD

Kopasnews.com – Akses Solok-Padang Padang Panjang sudah bisa dilewati kendaraan roda empat pasca tertimbun material longsor di Jorong Tembok, Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Badan jalan yang ditimbun longsor pada Sabtu (23/3) pukul 09.00 WIB, sudah dibersihkan. Material longsor berupa tanah batu dan kayu menutup badan jalan sepanjang 50 meter dengan ketinggian mencapai 50 centimeter, sehingga akses di Danau Singkarak tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

“Sekarang aksesnya sudah bisa dilewati, namun tetap diberlakukan sistem buka tutup jalur,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi.

Dia menyebut Damkar Kabupaten Solok ikut membantu membersihkan sisa material longsor berupa tanah lumpur dan ranting kayu. Hingga lalu lintas bisa dilalui pada pukul 14.00 WIB.

“Mobil damkar kita kerahkan untuk membersihkan material longsor, sehingga dapat kembali dilewati kendaraan walaupun saat ini masih diberlakukan buka tutup jalur,” ulasnya.

Baca Juga : Pemko Padang Panjang Kirim Bantuan dan Nakes ke Pesisir Selatan

Dia mengatakan penyebab utama dari bencana longsor yang menimbun  adan jalan di Nagari Kancang, tingginya intensitas hujan yang turun. Penyebabnya pori-pori tanah tidak bisa menahan debit air yang masuk sehingga terjadinya longsor.

“Meski tak ada korban jiwa atas peristiwa itu, namun satu kedai kecil juga terdampak bencana longsor,” bebernya.

Ketika jalan tertutup longsor, ia menyampaikan ada jalan alternatif lainnya. Yakni jalan lingkar danau Saniang Baka, Kabupaten Solok-Sumpur Kabupaten Tanah Datar.

“Jalan tersebut sebagai alternatif, kalau dari arah Padang Panjang bisa melewati Sumpur. Kalau dari arah Solok bisa melewati Saniang Baka. Meski begitu pengendara tetap harap berhati-hati,” sebutnya. (fri)