Finalis Tartil Qur’an Disarankan Dewan Hakim Pindah ke Cabang Tilawah

Dewan Hakim melakukan penilaian kafilah saat tampil pada cabang Tartil Qur'an Golongan Menengah di Masjid Nurul Ikhlas Sungai Aro (16/12)
Dewan Hakim melakukan penilaian kafilah saat tampil pada cabang Tartil Qur'an Golongan Menengah di Masjid Nurul Ikhlas Sungai Aro (16/12)

 

Solsel, kopasnews.com – Penampilan peserta finalis Cabang Tartil Qur’an Golongan Menengah telah selesai. Dewan Hakim menilai seluruh peserta di partai Final MTQN Sumbar ke 40 yang tampil di Masjid Nurul Ikhlas Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, tampil sangat luar biasa.

Diakui Dewan Hakim, sangat sulit menentukan siapa pemenang Juara 1, 2 dan 3. Sebab kemampuan mereka merata dan luar biasa. Pada cabang tersebut dua kafilah Solok Selatan masuk Final, yaitu Androy Mustafa dan Rahmi Hanifah.

“Cabang Tartil Qur’an ini tidak ada dipertandingkan pada MTQ Nasional di Kalimantan Timur (Kaltim), disarankan peserta pindah ke cabang Tilawah nantinya. Karena mereka tampil luar biasa dan dikatakan hampir sempurna,” ujar Ketua Majelis Hakim Tartil Qur’an Golongan Menengah dan Umum, Zaimal Elpetani S.Ag  usai memutuskan siapa pemenang dari Finalis bersama Dewan Hakim lainnya, Sabtu (16/12/2023) di Masjid Nurul Ikhlas Sungai Aro.

Dijelaskannya, para peserta membaca Al-Qur’an pada Cabang Tartil ini secara perlahan-lahan dengan bacaan yang fasih, serta merasakan arti dan maksud dari ayat-ayat yang di baca mereka sehingga terkesan di hati para Dewan Hakim.

Betul-betul dengan penghayatan, begitulah pengakuan seluruh Dewan Hakim setelah seluruh peserta tampil.

“Penampilan peserta hari ini bagus-bagus.
Bacaan luar biasa dan suara bagus-bagus
Selisih nilai Juara 1,2, dan 3 hanya 0,25. Sangat tipis sekali, ini bagus semua yang tampil di final ini. Kita puas dengan para peserta ini,” paparnya.

Baca Juga : Peserta Wajib Hafal 30 JuZ Al-Quran Pada Cabang Lomba Ini

Buya Zaimal itu berharap mudahan saja kedepan lebih baik lagi dari sekarang dan lebih sempurna.

Untuk Cabang Tartil Qur’an, yang paling terbaik diakuinya lagi memang peserta perempuan yang suaranya luar biasa ketimbang laki-laki. Beda tipis sekali nilainya. Dewan Hakim katanya sudah memutuskan nilai para peserta di final dan tinggal diumumkan sesuai jadwal yang sudah di tetapkan panitia.

“Harapan kami sebagai dewan hakim, peserta ini untuk lebih berprestasi di tingkat nasional, lebih ditingkatkan lagi kualitas dan kuantitas kafilah ini sehingga mereka betul-betul sempurna ketika di utus ke Nasional. Perlu peningkatan pembinaan,” pesannya.

Karena untuk Cabang Tartil Qur’an di nasional belum ada yang ada golongan dasar. Bisa dipindahkan ke cabang tilawah, sebab Mereka bagus-bagus suaranya sangat bagus nanti untuk bacaan Tilawah.

“Anak-anak ini potensi semuanya. Luar biasa. Berprestasi di Tartil hari ini dan suara mereka berpeluang bacaan tilawah. Mudahan di Nasional kalau pembinaan matang, insyaallah mereka bisa bawa nama harum Sumatra Barat nantinya,” tuturnya. (adi