Sentuhan Suara Azan Aktor Sultan Djorghi Mualaf, Sosok Inilah Dia Belajar Alfatihah

FB IMG 16500800180631650080068786

Sultan Djorghi bersama Istrinya Annisa. Dok.istimewa

Jakarta, Kopasnews.com — Cerita dibalik mualafnya artis tanah air Sultan Djorghi yang hidup dari keluarga berbeda agama, sang ayah beragama Kristen sedangkan ibunya beragama Islam.

Sementara kakaknya Thomas Djorghi memeluk Agama Khatolik, meskipun dikeluarganya berbeda agama. Namun hubungannya tetap harmonis dan akur hingga sekarang.

Banyak cerita yang dilaluinya sebelum masuk Islam, tapi memantapkan hati beragama Rahmatal Lil’alamin ini berkat kumandang suara azan yang didengar di masjid.

Djorghi tetasa lain dikalbunya, dan merasa Islam agama yang nyaman bagi kehidupannya.

Begitulah kisah hidup Suami Annisa Trihapsari menjadi seorang mualaf atas sentuhan merdunya suara azan yang didengarya di setiap akan masuk waktu sholat lima waktu.

Hatinya pria kelahiran Jakarta 19 November 1976 itu selalu bergetar, sejak itu ia banyak bertanya-tanya tentang Islam sebelum jadi mualaf.

Disitulah berawal Sultan Pasya Djorghi ingin mempelajari Islam secara mendalam. Kedua orangnya pun tidak melarang Djorghi memilih agama apapun sesuai hasrat dan keyakinannya.

Keputusan mualaf tersebut terjadi ketika ayah Aqueeni Aziz Djorghi duduk dibangku SMA.

“Orang pertama yang mengajari saya baca Alfatihah almarhun ustadz Jefri Al Buchori,” ucap aktor dan model Indonesia itu.

Bahkan Djorghi memantapkan keyakinan aàaadengan Islam dan terus menggali Islam sedalam-dalamnya. Hal itu dilakukan untuk menguatkan jati dirinya sebagai Mualaf dan banyak belajar tentang Islam dari Ustad-ustad atau Buya.

Termasuk belajar sholat dan mengaji dari sahabatnya almarhun ustadz Jefri Al Buchori dan hingga akhirnya Sultan Djorghi memutuskan mengubah namanya menjadi Muhammad Yusuf Sultan Pasya Djorghi.

Hati pria ini pun mantap dan yakin untuk memeluk agama Islam. Dia merasa keputusannya ini adalah hal terbaik dalam hidupnya dan banyak mengingat kematian dalam hidupnya sambil belajar tentang Islam yang hakiki. (**)