Bola  

Kalahkan Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo, Fajar Alfian/Muhammad Menuju Semifinal

20220612 0420081654982747276
Fajar Alfian/Muhammad saat mengalahkan wakil China Taipei dan melangkah ke Semifinal. dok.pbsi

Jakarta, kopasnews.com – Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi wakil Indonesia keempat yang melangkah ke babak semifinal turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2022.

Fajar/Rian menyusul rekan satu negaranya setelah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra), Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Apriyani Rahayu (ganda putri) yang telah terlebih dahulu melangkah ke babak empat besar turnamen BWF level super 500 itu.

Kepastian juara Swiss Open 2022 itu melenggang ke semifinal didapat seusai menang atas wakil Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi Lin.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6/2022) malam, pasangan ini menang dengan skor 21-15, 21-18 saat melawan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

Dua Kali Terpuruk, Anthony Ginting Tembus Semifinal Bersama Wakil Indonesia Lainnya

Selepas pertandingan, Fajar/Rian mengaku menjalani pertandingan yang ketat. Maklum Lee/Wang punya kekuatan smash yang luar biasa yang kerap menjadi senjata andalan.

“Saya bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan memenangkan pertandingan. Kami berusaha fokus sejak awal mengingat melawan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020,” ungkap Rian dikutip dari situs PBSI.

Timnas Indonesia Bantai Kuwait, Kemenangan Bersejarah Setelah 40 Tahun Silam

“Kami fokus sepanjang laga, karena lawan terus mengejar poin di akhir-akhir. Kami terburu-buru dalam melakukan penyelesaian akhir. Syukurlah kemudian bisa menang,” timpal Rian.

Dengan kemenangan ini, di semifinal Fajar/Rian akan menghadapi wakil China, He Ji Ting/Zhou Jao Dong

Pasangan baru rangking 141 dunia itu sukses menyingkirkan wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae lewat rubber game dengan skor 21-16, 26-28, 21-19.

Menghadapi wakil dari Negeri Tirai Bambu itu, Fajar/Rian ingin fokus, mengingat lawan biasanya punya kekuatan menyerang yang sangat kuat.

Tidak heran FajRi ingin melakukan penyerangan sejak awal untuk meraih peluang lebih besar memenangkan laga.

“Saya akan diskusi terlebih dahulu dengan pelatih, melawan pemain China yang punya kekuatan smash kencang. Kami ingin menyerang lebih dahulu karena lawan punya power kuat,” tambah Rian.

Menilik rekor pertemuan, Fajar/Rian terakhir kalah dari He/Zhao di babak 16 besar German Open 2022 dengan rubber game 15-21, 21-17, 14-21. (*)