Mediasi Blokade Jalan Membuahkan Hasil Bersama Tokoh Masyarakat

Negosiasi blokade jalan di Distrik Poganeri, Papua Pegunungan. Ist
Negosiasi blokade jalan di Distrik Poganeri, Papua Pegunungan. Ist

Kopasnews.com – Salah paham terhadap hasil Pemilu 2024, warga blokade jalan Jalan Poros Wamena-Tolikara, Distrik Poganeri, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (29/03/24).

Wadan Satgas Yonif 721/Mks Kapten Inf Senopati Yudho Prakoso mengatakan, Yonif 721/Mks Pos Karubaga bersama Kodim, Polres dan Pemerintah Kabupaten Tolikara melaksanakan mediasi dengan tokoh masyarakat serta masyarakat Distrik Poganeri untuk membuka blokade jalan tersebut. Hal ini demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI.

“Mediasi ini membuahkan hasil bersama tokoh masyarakat Distrik Poganeri. Karena tokoh masyarakat disini sangat hargai dan di hormati warga sehingga menjadi kunci penting untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tolikara melalui mediasi membuka blokade jalan tersebut,” ujarnya.

Kegiatan mediasi pembukaan jalan ini berlangsung tertib dan warga setempat mau menerima hasil negosiasi antara Pemda dan Warga Distrik Poganeri.

Baca Juga :Serahkan Bantuan Sembako, Anies Berterima Kasih Kepada Warga Sumbar

Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya berterima kasih kepada Personel Satgas Yonif 721/Makkasau atas keterlibatan dalam mengamankan dan menjaga ketertiban di Kabupaten Tolikara.

Sebab dengan kegiatan mediasi ini salah satunya sudah sangat membantu Pemkab untuk melaksanakan komunikasi yang baik dengan Masyarakat, sehingga blokade jalan dapat dibuka kembali.

Kedepannya katanya Pemkab akan terus mengikut sertakan TNI setiap kegiatan yang berhubungan masyarakat, kehadiran pasukan TNI dalam berbagai kegiatan di daerah Tolikara tersebut membuat wilayah Tolikara menjadi kondusif, aman, tertib dan damai.

“Tentu saja kita berterima kasih kepada TNI terutama Satgas Yonif 721/Makkasau,” paparnya. (auf)