Jembatan Darurat Ditinjau Pemkab Siap Bangun Yang Permanen di Bulan Ramadhan Ini

Jembatan Darurat Rura Ditinjau Pemkab Pasbar Siap Bangun Yang Permanen di Bulan Ramadhan Ini. Ist
Jembatan Darurat Rura Ditinjau Pemkab Pasbar Siap Bangun Yang Permanen di Bulan Ramadhan Ini. Ist

Kopasnews.com – Pasca Jembatan Rura Patontang diterjang banjir bandang pekan lalu, kini jembatan darurat yang dibangun masyarakat secara gotong royong sudah bisa dilewati warga Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

Bahkan kendaraan Dinas Bupati Pasaman dan rombongan saat meninjau lokasi tersebut sudah melewatinya.

Bupati Hamsuardi menginstruksikan stakeholder terkait agar pengerjaan jembatan permanen Rura Patontang itu dilakukan secepat mungkin, sebab keberadaan jembatan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

“Insyaallah pada bulan ramadhan ini akan kita bangun permanen,” kata Hamsuardi, Kamis (14/3/2024).

Hamsuardi berharap adanya program TNI Manunggal membangun akses jalan di Rura Patontang sampai permukiman warga. Hingga kelak, akses jalan dan jembatan di Rura Patontang itu dapat memperlancar berbagai aktivitas perekonomian masyarakat.

Baca Juga : Total 32 Orang Korban Jiwa Bencana Alam di Sumbar

Bupati juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat berupa beras, minyak goreng, mie, telur, garam dapur, air mineral dan lain sebagainya.

“Akses ini harus dipercepat perbaikannya karena jalur aktivitas ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Koto Balingka,” paparnya.

Sekretaris Dinas PUPR Pasaman Barat, Elifsan mengatakan, jembatan yang putus itu diperbaiki melalui gotong royong masyarakat, bersama Bamus, Camat, perangkat nagari, Babinsa, bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat.

Terkait Rancangan Anggaran Biaya (RAB) perencanaan di PUPR sudah selesai, dan telah dilakukan juga kunjungan bersama pihak kejorongan dan lainnya pada hari Minggu lalu.

“Sudah kita kalkulasikan akan memakan anggaran sebesar Rp200 jutaan, untuk polongan Rura Patontang sekitar Rp60 juta,” tuturnya. (him)