Napi Yang Kabur Rutan Muara Labuh Ditangkap Di Dua Kota di Sumbar

20220816 1224041660627478902
Napi yang kabur di Rutan Muara Labuh. Dok.Satreskrim Polres Solsel

Solsel, kopasnews.com – Dua dari 8 Narapida (Napi) yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) kelas 2A Muara Labuh berhasil diamankan aparat kepolisian di dua Kota di Sumatera Barat.

Ke 8 napi tersebut kabur dengan menjebol terali Rutan pada 29 April 2022 lalu pada malam hari.

“Dua Napi yang kabur itu sudah berhasil ditangkap. Satu orang ditangkap oleh Polresta Padang dan satu orang lagi oleh tim Gabungan Polres Solok Kota, Polres Solsel dan Polres Sawahlunto saat hendak melintasi Kota beras itu,” kata Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Purwanto, Selasa (16/8/2022) saat pers relis di Mako Polres.

Dia menjelaskan, keduanya merupakan resedivis yang sering beraksi di sejumlah daerah di Sumbar. Termasuk aksinya di Kabupaten Solok Selatan.

Sempat Diamuk Massa, Sebelum Ditangkap Polisi

Suariadi Kabailangan, 32 tahun ditangkap pada 27 Juni 2022 lalu oleh Polresta Padang usai melakukan kasus pencurian di Kota Bengkuang itu. Aksinya di 9 Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di sejumlah daerah.

“Dia digrebek sedang istirahat di kos-kosan di Kota Padang. Usai kabur dari Rutan Muara Labuh, Napi warga Mentawai ini tetap beraksi melakukan tindak pidana pencurian dibekuk usai melancarkan aksinya,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Dwi Purwanto menambahkan, Napi berikutnya yang berhasil diamankan yakni Yuhelma, 34 tahun. Dia ditangkap di Kota Solok ketika hendak menuju ke Kabupaten Sijunjung.

Penangkapannya dilakukan tim gabungan yang sedang melacak pelaku, sehingga di kepung melibatkan tiga jajaran Polres Solok Kota, Solsel dan Sawahlunto.

“Pelaku juga memiliki banyak kasus pencurian di Kabupaten Sijunjung sesuai laporan polisi (LP).

“Yuhelma ini ditangkap tim gabungan pada 14 Juni 2022, dia ditahan di Poltesta Sawahlunto,” terangnya.

20220816 1223301660627479021
Napi yang kabur ditangkap Polresta Padang

Sesuai Surat Perintah penahanan oleh Polresta Sawahlunto nomor : Sp. Han / 10 / V / 2022 / Reskrim tanggal 14 Juni 2022 berkaitan dengan kasus Pencurian dengan pemberatan yg dilakukan oleh Yuhelma, guna penyidikan kasus yang terjadi diwilayah hukum Sawahlunto untuk koordinasi berkaitan pelarian Rutan Muaralabuh.

Delapan orang tahanan tersebut yakni Suriadi Kabailangan (32), Efwazan (50), Nasli Dedi (43), Irwansyah (36). Kemudian, Samsul Bahri (35), Nasrul (51), Yuhelma (34), dan Mul Candra (41). (adi)

 

error: Content is protected !!