Fokus  

HIPMI Solsel Prihatin, Seharusnya Mengayomi Bukan Menjatuhkan

20220711 1836301657550502039
Ketua BPC HIPMI Solok Selatan Iqbal Chissa Putra. foto Istimewa

Solok Selatan, kopasnews.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Solok Selatan, turut prihatin dengan statemen Wali Kota Payakumbuh yang menyebut HIPMI Payakumbuh merupakan pengusaha ecek-ecek dan masih menyusu
ke pemda untuk menggelar suatu kegiatan.

Pernyataan ini diungkap Wali Kota Riza Palepi ketika tim BPC HIPMI Payakumbuh memberikan rapor merah terkait pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh.

“Kita sangat prihatin. Seharusnya pimpinan mengayomi pengusaha bukan menjatuhkan, lantaran adanya penilaian terhadap pelayanan di DPMPTSP setempat,” ucap Ketua BPC HIPMI Solok Selatan, Iqbal Chissa Putra, Senin (11/7/2022).

Padang Aro Sudah Tersedia Tempat Fitness Dengan Fasilitas Cukup Lengkap

Sisi penilaian dilakukan HIPMI bagaimana layanan perizinan di masing-masing Kabupaten Kota di Sumbar, sesuai tanggapan masyarakat terkait pelayanan di masing-masing instansi perizinan tersebut.

Bila ada kekurangan menurut Iqbal semestinya harus dilakukan pembenahan, sebab penilaian tersebut merupakan tolak ukur pelayanan dilakukan dinas sesuai dengan realita dilapangan.

“Semestinya pemerintah setempat menjadikannya tolak ukur pembenahan pelayanan dengan baik,” tuturnya.

Menurutnya, ini statemen yang tidak kooperatif. Untuk di ketahui HIPMI pengusaha muda yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah. Yang seharusnya bergandeng tangan, tidak harus menyakiti.

Tanggapannya ini sebut Iqbal, aspirasi sebagai BPC HIPMi se Sumatera Barat.

“Kalau di Solok Selatan juga masih ada kelemahan dalam pelayanan, kita juga sudah memberikan masukan ke Bupati setempat. Tapi kalau di Payakumbuh, malah menyudutkan para pengusaha muda,” terangnya.

Mudahan saja harapnya, tidak terulang lagi hal yang seperti ini yang bisa melukai perasaan para pengusaha muda di Sumbar dan di tanah air.

“Semoga saja ini miskomunikasi yang meski menjadi hal yang perlu dibenahi kedepannya,” harapnya. (adi)

error: Content is protected !!