Fokus  

Pesan Khusus Mempora Kepada Timnas Basket di Ajang FIBA Asia Cup 2022

20220623 2203061655996603533

Mempora RI Zainudin Amali.

Jakarta, kopasnews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) menyampaikan pesan khusus kepada tim nasional Indonesia yang akan berlaga di ajang FIBA Asia Cup 2022, yang rencanannya akan digelar di Istora Senayan, Jakarta 12-24 Juli 2022.

Menpora Amali berharap agar para pemain tim nasional memenangkan pertandingan-pertandingan ajang bola basket tingkat Asia tersebut, agar bisa lolos di ajang FIBA World Cup 2023 yang juga akan diselenggarakan di Indonesia.

“Pesannya sih sederhana, mereka harus menang. Sebab, kalau tidak menang, (timnas) nggak main di FIBA World Cup. Kita hanya sebagai penyelenggara (tuna rumah), kan menyedihkan,” kata Menpora Amali usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih, Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi, dan Ketua Panitia Pelaksana FIBA Asia Cup 2022, Junas Miradiarsyah di kantor Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (23/6).

Menpora RI Siap Bantu Pembanguna Sarana Olahraga di Solsel

Namun, demikian, Menpora Amali mengaku oppmimistis karena dirinya diberi keyakinan Ketua Umum dan Sekjen Perbasi. Sebab, tim nasional yang saat ini melakukan pertandingan uji coba di Australia selama 10 game melawan tim divisi 1 bola basket Australia telah berhasil memenangkan 5 pertandingan dan kalah 3 pertandingan dari 8 laga yang dilakoni.

“Bayangkan dan klub yang dilawan itu adalah divisi 1 Liga Bola Basket Australia. Jadi dari 8 pertadningan menang 5,” katanya.

Sementara itu, Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi mengungkapkan, bahwa Menpora Amali menekankan kepada pihaknya untuk tidak hanya sukses menyelenggarakan kegiatan. Namun juga sukses prestasi.“Sukses prestasi memang jadi catatan dari bapak Menpora kepada kami. Dan ini kami tindaklanjuti secara serius sekali,” sebutnya di situs Menpora RI.

Menurutnya, setelah berhasil menyumbangkan emas di SEA Games Vietnam 2021, pihaknya kemudian melakukan latih tanding di Australia denga melawan tim divisi 1 Australia, dari 8 pertandingan Indonesia berhasil memenangkan 5 dan kalah 3 pertandingan.

“Ini satu semangat tentu buat kita satu tanda baik dan hari ini adalah pertandingan terakhir sebelum mereka kembali ke sini. Setelah kembali mereka akan recovery, kemudian akan mengikuti qualifiers dengan dua negara lagi,” jelasnya.(*/ded)

error: Content is protected !!