Indonesia Imbang Lawan Bangladesh, Lawan Berat Menanti Shin Tae-yong Minta Maaf

20220602 1116281654143405597
Timas Indonesia saat hadapi Banglades di Stadion Si Jalak Harupan, Kabupaten Bandung. foto PSSI

Timnas Indonesia kontra Bangladesh belum memberikan penampilan terbaiknya dihadapan 8.650 penonton yang datang ke stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022) malam.

Kick off yang dimulai pukul 20.30 wib tersebut hanya berkesudahan tanpa gol, hasil imbang 0-0 tidak hanya memberikan kekecewaan terhadap sporter Indonesia akan tetapi Coach Shin Tae-yong juga menyampaikan permintaan maafnya atas gagalnya anak asuhnya memetik kemenangan dalam laga FIFA Match Day tersebut.Malam Ini Timnas Indonesia Hadapi Bangladesh, Stadion Sijalak Harupat Menggema Dengan 9.000 Penonton

Sebab sudah memberikan janji kemenangan kepada suporter Indonesia yang menyaksikan pertandingan perdana laga uji coba Internasional itu.

“Seharusnya kami menang bertanding di kandang sendiri, serta menunjukan skor yang bagus. Kami tidak bisa memetik hasil yang baik, saya mohon maaf,” ucap Pelatih Indonesia Shin Tae-yong saat jumpa pers usai pertandingan.

Seharusnya dalam laga uji coba Internasional ini pemain dapat memetik kemenangan sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia di Kuwait, Indonesia sendiri tergabung dalam Grup A bersama Kuwait, Yordania dan Nepal.

Yang lolos keputaran Piala Asia ini hanya juara grup dan lima runner up terbaik.

“Untuk memberikan kebahagiaan kepada fans dan semangat pemain,  seharusnya kami bisa menang tiga sampai empat gol akan tetapi kami tidak bisa melakukannya,” bebernya.

Barito Putera Resmi Melengkapi Slot Pemain Asing Atas Kedatangan Ryota Noma

Padahal penampilan Indonesia di dukung oleh 8.650 penonton yang memadati datang Si Jalak Harupat, seharusnya skuad garuda menang. Tapi hanya bermain Imbang, peluang Stefano Lilipaly dan Irfan Jaya belum memberikan kontribusi terbaik untuk kemenangan Timnas Indonesia.

Padahal sejak pandemi berlangsung, pertandingan Internasional malam ini yang pertama dihadiri ribuan sporter yang datang dari berbagai daerah di tanah air.

Sebelumnya, kala timnas menghadapi Vietnam di 2019 lalu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta Pusat.

Sementara, Pelatih tim nasional Bangladesh Javier Cabrera memuji kekuatan Tim Garuda yang akan bertanding di Kualifikasi Piala Asia dalam waktu dekat ini.

Dia menyebut secara kualitas, Indonesia adalah tim kuat. Namun sejumlah peluang yang tercipta belum dapat dimamfaatkan dengan baik, sebab sisi pertahanan dan disiplin anak asuhnya cukup kuat.

Dia menilai tangguhnya skuad garuda yang belum mampu diimbangi timnya, karena memiliki sederet permainan muda berbakat.

“Timnas Indonesia mempunyai kecepatan yang menyulitkan tim kami, tapi kami bermain disiplin sehingga dapat menahan imbang Indonesia dengan skor 0-0,” tutur juru taktik asal Spanyol itu.

“Dalam laga uji coba ini kami memiliki level permainan yang bagus, kami menghentikan serangan cepat Indonesia dengan garis pertahanan dalam. Indonesia tampaknya menderita dengan hal itu. Mereka terus mencari ruang tetapi sulit menemukannya,” jelasnya.

Namun Jevier yakin kalau Indonesia bisa lolos Kualifikasi Piala Asia 2023 yang akan bertanding (8/6/) minggu depan menghadapi tuan rumah Kuwait. (dit)

error: Content is protected !!