Wisata  

HWB Tertinggi, Kunjungan Wisata di Solsel Capai 32 Ribu Jiwa Lebih

20220509 1901151652099643407

Pohon beringin besar menambah keindahan di pintu Goa Batu Kapal Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solok Selatan
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengkonfirmasi, tercatat sekitar 32.434 jiwa jumlah kunjungan wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 1443 hijriyah 2022 masehi.

Kunjungan ini setelah dibukanya tiga destinasi unggulan sejak 3-8 Mei 2022.

“Kunjungan wisata di Solsel selama liburan Idul Fitri tahun ini sebanyak 32.434 jiwa,” ungkap Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan, Asniati, Senin (9/5/2022).

Objek wisata unggulan daerah Solok Selatan pemandian air panas Hot Water Boom (HWB) dengan jumlah kunjungan tertinggi, dibandingkan Kampung Adat Terpopuler kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) dan Surga Tersembunyi Goa Batu Kapal (GBK) di Solok Selatan yang sudah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata,& Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI.

“Pengunjung HWB mencapai 17.113 jiwa atau 52.76 persen, SRG sebanyak 7.169 jiwa atau 22.10 persen dan GBK sebanyak 3.693 jiwa atau 11.39 orang dari total kunjungan selama lebaran,” sebutnya.

Nah, 13.75 persen lainnya atau sekitar 4.459 jiwa dari total kunjungan wisata selama 6 hari di Solsel, adalah pengunjung objek wisata Puncak Laras, Tubing Ducati dan Wateg Ducati.

“Kebijakan pemerintah yang melonggarkan kegiatan masyarakat dalam masa transisi pandemi Covid 19, salah satu pemicu meningkatnya kunjungan wisata di Solsel,” tuturnya.

“Hal tersebut tentunya memberikan dampak positif bagi pelaku usaha wisata yaitu terjadi peningkatan kunjungan,” beber Asniati.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan Mardiana menyebutkan, semua ini tidak lepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak.

Juga cukup verdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Solok Selatan.

“Kedepan, kami akan lakukan pembenahan-pembenahan pada objek wisata di Solok Selatan,” ujarnya.

Tahun sebelumnya objek wisata Goa Batu Kapal (GBK) masih dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Sekarang  untuk pengembangan kawasan objek wisata dan mengantisipasi terjadinya pelanggaran oleh penggiat wisata di GBK, maka dikelola oleh Pemkab Solok Selatan.

“Dari dua objek wisata seperti Hot Water Boom (HWB) dan Goa Batu Kapal (GBK) sudah masuk PAD sebesar Rp168,9 juta,” ucapnya. (adi)

error: Content is protected !!