Perusahaan Diingatkan Untuk Membayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran Idul Fitri

20220423 2204591650726402830

DHARMASRAYA, Kopasnews.com — Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengingatkan perusahaan agar membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan paling lambat H-7 lebaran.

Imbauan Bupati tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Dharmasraya Nomor 560/107/Transnaker/2022 tentang pelaksanaan pemberian THR keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan.

“Secara tertulis melalui SE ini sudah disampaikan ke perusahaan, termasuk secara lisan kepada perusahaan-perusahaan,” ujar Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Dharmasraya, Kandam, Jumat (22/4/2022).

Poin penting dalam pemberian THR pekerja, diantaranya THR keagamaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri.

Bagi perusahaan yang tidak memberikan THR kepada pekerja atau buruh akan dikenakan sanksi administratif, hingga sanksi terberat penutupan sementara operasional perusahaan.

“Jadi, kita berharap perusahaan membayarkan THR sebelum waktu yang ditentukan. Secara lisan mereka (perusahaan,red) menyatakan kesediaannya,” bebernya.

Dijelaskannya, dalam SE tersebut juga dirincikan rumusan pemberian THR sesuai dengan masa kerja. Tujuannya sebagai pedoman bagi masing-masing perusahaan agar bisa membayar THR sesuai ketentuan.

“Bahwa pembayaran THR harus 100 persen atau penuh. Mengingat SE yang diterbitkan mengacu pada SE dari Menteri Ketenagakerjaan Nomor:M/1/HK.04/IV/2022 dimana pembayaran THR penuh sifatnya imbauan,” jelasnya.

Dijelaskannya, kondisi keuangan perusahaa sudah mulai normal, diimbau untuk membayar THR pekerja secara penuh dan harus disegerakan karena tentu masyarakat membutuhkan hal itu.

“Tidak ada instruksi resmi yang bisa kita jadikan acuan bayar THR 100 persen, sebab itu sebatas imbauan,” katanya.

Dinas Tenaga Kerja Sumatera Barat mendirikan posko pengaduan dan layanan konsultasi bagi pekerja yang dinilai tidak mendapatkan hak sesuai ketentuan.

“Posko pengaduan hanya dibuka di Disnaker Sumbar, untuk daerah tidak ada. Posko pengaduan ini mulai dibuka H-7 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, atau batas maksimal pembayaran THR,” paparnya. (RLS)

error: Content is protected !!