Fokus  

Wagub Tinjau Progres Program Suka Sapi di Solok Selatan

IMG 20220422 WA00181650642046101

Wagub Sumbar Audy tinjau kondisi kandang sapi bersama Wabup Solsel Yulian Efi di Sangir
SOLOK SELATAN, Kopasnews.com — Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy mengunjungi areal peternakan sapi yang dikelola kelompok tani Satujuan Kecamatan Sangir didampingi Wabup Yulian Efi dan Kepala OPD Solok Selatan.

Wagub Sumbar Joinaldy menyebutkan, kunjungan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha peternakan di Sumatera Barat, khususnya Solok Selatan. 

Untuk diketahui, peternakan sapi yang dikelola Koperasi Sangir Serumpun Sejahtera ini merupakan hasil dari program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan dengan program Satu Keluarga Satu Sapi. 

“Kita berkunjung melihat progresnya dan menanyakan kendala dilapangan dan seperti apa pengelolaan di kelompok ternak terswbut,” jelas Wagub Audy Joinaldi, Kamis (21/4/2022).

Dijelaskannya, program ini merupakan pengembangan Desa Korporasi Sapi yang digagas Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian yang merupakan satu-satunya di Sumatera Barat.

Dalam kunjungan ini, Wagub juga intens melaksanakan dialog dengan Ketua Koperasi, terkait pengelolaan sapi, pengolahan kotoran sapi dan sebagainya. 

“Kebersihan kandang, pertumbuhan sapi, pola makan, pembiakan pada setiap jenis sapi perlu mendapat perhatian dari pengelola peternakan sapi ini,” pesan Audi kepada pengelola ternak.

Audi sendiri yang juga merupakan pakar di bidang peternakan bersama Wabup Yulian Efi juga melakukan Launching pupuk organik yang telah diproduksi oleh koperasi Sangir Serumpun Sejahtera yang bertempat di kelompok Tani Satujuan Kecamatan Sangir.

“Ini sesuatu hal yang sangat kita harapkan adanya,” ucap wagub.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Irwan Supriadi menyebutkan, saat ini ada 500 ekor sapi yang dikelola oleh koperasi, yang terdiri dari 5 kelompok tani di Kecamatan Sangir. 

Untuk areal peternakan di kelompok tani Satujuan ini, dikelola sebanyak 100 ekor sapi, setidaknya menghasilkan 500 kg kompos kering setiap harinya, dengan harga 2 ribu per kilogram.

“Prospek kotoran sapi untuk diolah menjadi pupuk kompos organik sangat besar,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok Selatan  Yulian Efi berterima kasih atas dukungan dari Pemprov Sumbar dalam upaya pengembangan peternakan sapi melalui Program Satu Seluarga Satu Sapi.

“Kami berharap kunjungan Wagub Audy Joinaldi ini dapat membuka jalan untuk pengembangan usaha pada peternakan sapi di Solok Selatan, seperti pemasaran sapi dan pupuk kompos dari kotoran sapi,” harapnya. (Adi)

 

error: Content is protected !!