Zainal Abidin Menang di Pengadilan di Akhir Masa Jabatan Sebagai Wali Nagari

Wali Nagari Alam Pauh Duo Zainal Abidin bersama pengecaranya usai terima amar keputusan dari PN Negeri Kotobaru Solok

Solok Selatan, Kopasnews.com — Pengadilan Negeri Koto Baru Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menolak eksepsi para tergugat H,39, dan R,41 tahun untuk tingkat banding perkara tanah desa di Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan.

Serta mengabulkan gugatan penggugat atas nama Zainal Abidin selaku Pemerintah Nagari Alam Pauh Duo berdasarkan amar Keputusan Pengadilan Negeri Koto Baru kelas II Kabupaten Solok nomor 24/PDT/2022/PT PDG.

Dan menyatakan perjanjian jual beli di tahun 1984 antara Pemerintah Desa Pakan Selasa dengan Almarhumah Tianab (orang tua tergugat) sah atas objek perkara yang terletak di Jorong Pakan Selasa, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo.

“Alhamdulillah, Pemerintah Nagari Alam Pauh Duo memenangkan perkara tanah desa yang dikuasai para tergugat, mulai dari putusan awal hingga banding diajukan para tergugat. Putusan ini perlu kita syukuri,” kata Wali Nagari Alam Pauh Duo, Zainal Abidin, Rabu (16/3/2022) di kantornya.

Amar keputusan tersebut menyatakan objek perkara sah milik penggugat Pemerintah Nagari Alam Pauh Duo.

Objek parkara itu terletak di pinggir jalan raya Muara Labuh- Padang Aro, di Pakan Selasa.

Sebelah Utara berbatas dengan Puskesmas Pembantu (Pustu), Selatan : tanah milik Tianab (rumah tergugat), Timur : Bandar dan Barat : Jalan Raya Muara Labuh- Padang Aro.

 

Pengadilan menyatakan menolak permohonan banding yang diajukan pembanding semula tergugat 2 terhadap putusan perkara nomor 19/pdt.G/2021/P kbr tanggal 28 Desember 2021 dinyatakan tidak dapat diterima.

“Ini kado terakhir saya untuk masyarakat alam Pauh Duo. Termasuk Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam sisa masa jabatan sebagai Wali Nagari Alam Pauh Duo,” terangnya.

Zainal mengatakan selalu menang di pengadilan dengan adanya bukti yang kuat dan sah. Hasilnya, tanah desa milik Pemerintah Kenagarian Alam Pauh Duo yang dikuasai para tergugat. Sudah ada amar keputusan Pengadilan dan tanah parkara tersebut segera akan menjadi milik Nagari.

Berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Koto Baru Solok, maka kepada pembanding semula tergugat 2 harus dihukum untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat pengadilan yang untuk tingkat banding besarnya seperti yang disebutkan dalam amar keputusan Rp2.385.000.

Dengan pemperhatikan pasal 199 RBG dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Keputusan lainnya bahwa perbuatan para tergugat menyerobot, menguasai objek perkara dan bangunan diatas tanah objek perkara tersebut tanpa seizin dan sepengetahuan penggugat adalah perbuatan melawan hukum.

Pengadilan menghukum para tergugat untuk mengosongkan objek perkara dan bangunan diatas objek perkara tersebut secara sukarela dari hak para tergugat dan hak pihak lainnya yang memperoleh haknya dari para tergugat tersebut.

“Dan apabila pihak tergugat lalai untuk mengosongkan objek parkara tersebut secara sukarela, maka pelaksanaan pengosongan tersebut dapat dibantu oleh aparat keamanan yang berwewenang.

Demikianlah diputus dala Musyawarah Mejelis Hakim Pengadilan Tinggi Negeri Padang pada Selasa 22 Februari 2022 terdiri dari Retno Purwandari Yulistyowati, SH.MH sebagai Hakim Ketua, Asmar SH.MH dan Rita Elsy SH.MH masing-masing sebagai Hakim Anggota.

Putusan ini diucapkan dalam sidang terbuka Rabu 9 Maret 2022 oleh Majelis Hakim tersebut dibantu H.Amri sebagai Panitera Pengganti dan dikirim secara elektronik melalui sistem informasi Pengadilan Negeri Kota Baru Kabupaten Solok. (Adi)

error: Content is protected !!