Fokus  

Bangunan Sekitar RTH Muara Labuh Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi

Kegiatan belajar ilmu beladiri di RTH Muara Labuh saat dipantau Sekdakab Syamsurizaldi dan Camat Sungai Pagu Darmansyah
Solok Selatan, Kopasnews.com — Bangunan disekitar Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan, bakal disulap menjadi pusat kuliner.

Hal ini diupayakan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk pertumbuhan perekonomian masyarakat, sehingga para pedagang mempunyai tempat yang aman untuk berdagang.

“Justru itu sejumlah bangunan di sekitar RTH harus dibebaskan, tujuannya untuk mendorong perbaikan perekonomian masyarakat pasca pandemo. Sehingga ada tempat untuk usaha baru bagi pedagang lama dan baru” ungkap Camat Sungai Pagu, Darmansyah, Sabtu (5/3/2022) di Muara Labuh.

Dia menjelaskan, bangunan yang dibebaskan tersebut di mulai dari bangunan toko H.BD, toko Durian, rumah makan singgalang hingga ke toko obat.

“Yang akan diganti rugi hanyalah bangunan saja, sebab tanahnya milik pasar serikat,” terangnya.

Kriteria ganti rugi tersebut apabila memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), alas hak atau legalitas lainnya yang dapat dipertanggung jawabkan untuk pengeluaran keuangan negara terkait proses ganti rugi bangunan tersebut.

Sebab tanah merupakan tanah serikat yang kembali akan dimamfaatkan oleh Pemkab Solok Selatan, gunanya untuk kebutuhan masyarakat juga dan penopang sektor perekonomian.

“Jika kriteria ini terpenuhi, maka Pemkab akan segera melakukan proses ganti rugi,” jelasnya.

Pasar kuliner tersebut akan dibangun di tahun 2022 ini, termasuk drainase diselingkarannya sesuai perencanaan Pemkab.

Intinya untuk pentaan pedagang dengan baik, sehingga mereka dalam mencari hidup tidak lagi tergusur seperti saat ini berdagang dipinggir jalan.

“Pedagang akan nyaman, termasuk masyarakat yang akan berbelanja. Jadi, ada satu titik pusat perbelanjaan nantinya dan berada di samping RTH,” jelas Darmansyah.

Disamping itu, bangunan yang memakan fasilitas umum juga akan ditertibkan. Seperti bangunan yang berada di trotoar jalan, atap yang menjulur ke fasilitas umum. 

Hal ini dilakukan untuk kenyamanan dan keamanan para pejalan kaki dan pengendara.

“Mamfaatnya untuk bersama, bukan berarti menggusur. Akan tetapi merapikan, karena peruntukan trotoar jalan untuk pejalan kaki,” tegas pria yang akrab disapa Man Kopral itu.

Untuk pembenahan fasilitas RTH Muara Labuh katanya, sudah dianggarkan di APBD Solok Selatan 2022 sebesar Rp900 juta.

Pihaknya belum melihat master plan perencanaan pembangunannya, yang jelas sebut Man direncanakan dibangun pusat kuliner. Mulai dari bangunan mes Kejari hingga ke Puskesmas Muara Labuh. Drainase dan lampu air mancur.

“Sedangkan masyarakat meminta ada alat penerangan di RTH, jika dengan dana Rp900 mungkin belum tercover. Termasuk pentas seni bebernya. (Adi)

 

error: Content is protected !!