Ratusan Kepsek Dilantik, Ini Pesan dan Penegasan Bupati

compressed 1645461511373

Bupati Solsel Khairunas melantik ratusan Kepsek TK,SD dan SMP se Solsel di Aula Sarantau Sasurambi

Solok Selatan, Kopasnews.com — Kinerja ratusan Kepala Sekolah (Kepsek) TK, SD dan SMP yang dimutasi dan dirotasi Pemkab Solok Selatan, akan dievaluasi kembali hingga akhir tahun 2022.

Mutasi dan rotasi tersebut bertepatan 10 bulan masa kepemimpinan Bupati Khairunas dan Wabup Yulian Efi.

“180 kepala sekolah yang kita lantik sore ini, akan kita evaluasi kembali kinerjanya. Bagi yang belum sanggup memanejerial sekolahnya, siap-siap diganti dengan yang lebih baik,” tegas Bupati Solok Selatan, Khairunas, Senin (21/2/2022) di Aula Sarantau Sasurambi.

Dia menjelaskan, ingin berbebah dan memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) Solok Selatan melalui rotasi dan mutasi jabatan Kepala Sekolah tersebut.

Karena kondisi pendidikan selama ini masih rendah, dan kedepannya harus lebih baik lagi. Justru itu diminta peran kepala sekolah, lebih ditekankan kepada manejerial. Punya program dan mampu melaksanakan program sekolah tersebut dengan baik.

“Sebab itu, Kepsek tidak kita berikan beban tugas mengajar, akan tetapi bagaimana meningkatkan kinerja dan fokus perbaiki mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” paparnya.

“Ini demi pencapaian target visi misi SDM yang unggul dan berkarakter. Kedepan posisi pendidikan di Solsel harus lebih baik dan kita menargetkan bisa menjadi nomor satu,” paparnya didampingi Wabup Yulian Efi dan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Solsel Syamsuria.

Bupati mengutarakan, tidak mendengar lagi Kepsek tidak bisa membuat laporan sekolah dan laporan kepangkatan. Termasuk kegiatan yang bersifat digitalisasi.

“Saya juga menekankan, kalau ada Kepsek yang dilantik hari ini, ada yang meminta bayaran. Baik Dinas Pendidikan maupun pihak lainnya, segera laporakan ke saya. Saya akan ambil tindakan tegas,” pungkasnya.

Besok Pemkab Solsel bersama Dinas terkait akan berkunjung ke Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk meninjau asesmen terkait mutu pendidikan dan program sekolah penggerak.

“Bagaimana di setiap sekolah ada guru dan kepsek penggeraknya. Bagaimana mutu pendidikan bisa menjadi terbaik di Sumbar,” harapnya. (Adi)

 

error: Content is protected !!