Fokus  

Bupati Solsel Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2022 di Sulawesi Tenggara

Ketua PWI Solsel beserta Sekrestris dan Ketua Bidang Pendidikan berkoordinasi soal kehadiran Bupati Solsel di HPN 2022 di Sulawesi

Bupati Solok Selatan, Khairunas merespon positif terkait keberangkatannya pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang akan diadakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 9 Februari mendatang.  Puncak HPN juga dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

Hal ini diungkapkan Bupati usai menerima undangan menghadiri HPN yang diserahkan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solok Selatan Hendrivon didampingi Sekretaris PWI Rifki Wahyudi dan Ketua Bidang Pendidikan Ardi di ruangan kerja Bupati.

“Insyaallah kita datang ke HPN, dan jika ada kesebukan yang tidak bisa diwakilkan. Tentu saja pak Wabup Yulian Efi yang akan menghadirinya nanti,” kata Bupati Solok Selatan, Khairunas, Senin (16/1/2022) di ruangan kerjanya.

Terkait keberangkatan Anggota PWI Solsel ke HPN, Bupati akan membantu transportasi termasuk hotel. Di tahun depan meski harus ada pos untuk kegiatan PWI seperti HPN ini, apakah posnya di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Solok Selatan atau di instansi lainnya.

“Semoga Hari Pers Nasional berjalan sukses dan lancar. Momen HPN ini menjadi pers sebagai pilar pengawasan pembangunan bagi Indonesia, khususnya di Kabupaten Solok Selatan,” papar Bupati ke pengurus PWI.

Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon mengatakan, dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 , para awak media yang tergabung di PWI Solok Selatan akan berangkat ke Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mengingat kondisi dana keberangkatan ke HPN, hanya akan memboyong pengurus inti di PWI. Dia menyebutkan mungkin sekitar 4 atau 5 orang pengurus yang akan berangkat ke Sulawesi Tenggara. Termasuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).

“Momentum HPN ini untuk meningkatkan komitmen pers dalam membangun media massa yang aktual, faktual, dan akuntabel. Sebab peran media sebagai akselerator mendorong perubahan bagi daerah,” ungkap Hendrivon.

Disamping itu, pers pilar demokrasi yang merupakan bagian dari wajah kebebasan pers di tanah air. Tolak ukur HPN adalah kredibelitas wartawan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol sosial ditengah masyarakat.

“Pers pilar demokrasi bagi bangsa, dan menjadi kontrol sosial dalam profesi jurnalistik yang dilaksanakannya setiap waktunya,” paparnya. (Adi)

 

error: Content is protected !!