Kondisi Kantor Wali Nagari RPC digembok

Sudah tiga hari Kantor Wali Nagari Ranah Pantai Cermin (RPC) tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat, penyebabnya perangkat nagari melakukan kegiatan pelatihan Kapasitas Perangkat Nagari. 

Pantauan Kopasnews.com dilapangan, terlihat pintu kantor wali nagari dan pagar digembok. Menurut informasi masyarakat setempat kondisi tersebut sudah sejak Rabu (7/4/2021) kemarin hingga Jumat (10/4/2021) ini. 

“Memang tidak ada pelayanan di kantor nagari ini, kabarnya ada kegiatan pelatihan,” tutur salah seorang warga saat ditemui di depan kantor Wali Nagari RPC. 

Kemarin dan tadi pagi katanya, pihak Kecamatan juga memantau pelayanan publik di kantor wali nagari di Kecamatan Sangir Batang Hari itu. Memang terganggu, khusus bagi masyarakat yang hendak mengurus adminstrasi, harus menunggu Senin minggu depan. 

“Masyarakat terpaksa mutar balik kendaraan, dengan melihat kondisi kantor tutup sejak pagi kemarin hingga sore ini,” bebernya.

Dia menyebutkan, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi. Seandainya ada masyarakat memiliki keperluan yang tidak bisa ditunda, namun bisa terkendala karena kondisi kantor wali tutup 24 jam. 

Ada juga yang kecewa ketika melihat situasi seperti itu, seharusnya ada staf yang standby, agar pelayanan publik tidak terganggu. 

“Banyak sih, yang kecewa dengan tutupnya kantor wali nagari. Bisa-bisa tutup sampai besok pagi,” tuturnya. 

Saat dikonfirmasi dikantornya, Camat Sangir Batang Hari, Gurhanadi menjelaskan, atas pengaduan masyarakat. pihaknya sudah mengutus staf ke kantor Wali Nagari RPC tersebut, memang ditemui kondisi kantor tutup dari pagi sampai sore berdasarkan informasi masyarakat setempat.  penutupan terjadi sejak Rabu hingga Kamis ini. pihak Kecamatan sebutnya, tidak pernah memberikan Surat Perintah Tugas (SPT) ke wali nagari untuk kegiatan pelatihan. 

“Kami sedikit kecewa, seharusnya ada petugas untuk melayani masyarakat, nah sekarang kenyataan tidak,” “kesalnya. 

Wali Nagari Ranah Pantai Cermin, Irfansyah Rio menyebutkan, benar kantor wali nagarinya ditutup dari Rabu hingga Sabtu, sebab perangkat nagari seluruhnya melakukan kegiatan pelatihan. 

“Memang tidak ada pelayanan dan kantor nagari kami tutup, karena seluruh staf mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas perangkat nagari di Padang,” jawabnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Solok Selatan, Zulkarnaini mengakui, ada lima nagari yang melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas perangkat nagari. Termasuk Nagari Ranah Pantai Cermin. 

“Kita juga sangat kecewa dengan tutupnya kantor wali nagari, seharusnya ini tidak boleh terjadi. Sebab akan sangat mengganggu pelayanan publik, dan saya akan tegur wali nagarinya,” tegasnya. Adi

error: Content is protected !!