Pemasangan tanda peserta pelatihan managemen SDM Pengelola wisata

Padang Aro, Kopasnews — Sebanyak 50 orang pengelola destinasi wisata dan pelaku usaha ekonomi kreatif di Solok Selatan dibekali peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mapan, guna menunjang peningkatan kunjungan wisata daerah.

“Wisata akan sulit maju dan berkembang jika pengelolaan dilakukan tanpa manajemen yang baik dan berkultur,” kata Asisten I Pemkab Solsel, Fidel Efendi, Rabu (10/3/2021)..

Dia berharap disetiap dinasti wisata di Solsel diminta mampu menjadi penggenjot kunjungan wisata. Jadikanlah objekwisata memberi daya tarik dan rasa betah bagi pengunjung yang datang.
Disamping rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, sebab itu pelayanan dikawasan wisata ditingkatkan agar pengunjungnya tidak cepat bosan datang menikmati sensasi wisata daerah. 
Baik wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah maupun wisata religi. 
“Ingin kita pengunjung wisata betah berlama-lama di Solsel dan berkeinginan datang kembali berkunjung,” bebernya. 
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan, Harri Trisna menambahakan, peningkatan pengetahuan Pokdarwis dan pelaku usaha kreatif sangat penting, sebab pembekalan menagemen merangkul dan melayani pengunjung sangat diperlukan dalam meramaikan Objek Wisata daerah. 
“Ingin kita wisata ramai, pengunjung senang dan betah di Solsel dengan pelayanan yang prima oleh pengelola wisata,” jelasnya. 
Terpisah, Kapala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbud Solsel, Martin Edi menyebutkan, kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari menghadirkan nara sumber Joni Mardianto dari GIPI Sumbar. Termasuk pemerhati wisata dari Solsel Attila Dt Majidi dan Bujang Joan.
“50 peserta ini diharapkan dapat mendongkrak peningkatan kunjungan dan mampu menjadi manajemen yang baik untuk sebuah perkembangan wisata daerah,” jelasnya. 

error: Content is protected !!