Koordinator BPP Kecamatan Sangir Maihendra

Solok Selatan, Kopasnews.com — Dari 2.091 Kartu Tani telah diterbitkan oleh Kementerian Pertanian RI, baru 1.300 yang sudah ditangan anggota kelompok tani (keltan) di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan (Solsel). 

Sementara jumlah anggota keltan DI Kecamatan Pusat Kabupaten itu sekitar 6.000 orang berdasarkan data sesuai Nomor Induk Kependukan (NIK). 

“Yang sudah diterbitkan baru 2.081 kartu tani dan yang sudah ditangan pemilik sekitar 1.300 kartu,” ujar Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sangir, Maihendra, Kamis (11/2/2021).

Seddangkan 3.909 sedang dalam proses dan sebagian lainnya sedang diajukan. Syarat pembelian pupuk subsidi bagi keltan yang memiliki kartu tani di kios wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah. 

Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk phonska sebesar Rp115 ribu perkarung dan pupuk urea Rp112.500 perkarung. 

“Untuk pembelian tahun 2021 diajukan keltan di tahun 2020, dan sudah punya kartu tani,” jelasnya. 
Pihak BPP sebut Maihendra, telah menyerahkansisa kartu tani ke Bank Mandiri yang sudah terbit dan belum diambil anggota keltan karena alasan tertentu. 
Dia menyebutkan, kenapa tidak diambil, dia menganggap petani belum tentu mamfaat kartu sehingga belum diambil ke Dinas Pertanian Solsel melalui BPP, justru itu harus dikembalikan ke Bank Mandiri. 
“Ada sekitar 700 kartu tani kita kembalikan ke Bank, bagi keltan bersangkutan silahkan ambil ke pihak Bank Mandiri jika dibutuhkan,” ulasnya. (Adi)

error: Content is protected !!